Pekanbaru – Selain modus dengan iming-iming hadiah, ada juga penipuan dengan sms dan panggilan telepon yang terkenal sebagai “Mama Minta Pulsa”. Modusnya, penipu akan menelepon calon korban dan mengaku sebagai orang tua, saudara ataupun anaknya.
Tak luput Atribut Polisi terkadang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menipu masyarakat dengan meminta sejumlah uang dengan alasan tertentu.
Seperti yang dialami oleh warga kecamatan rumbai kota pekanbaru.,korban Ibuk Nona dirinya ditelpon oleh seseorang yang mengaku sebagai Salah satu wakapolsek di kota Pekanbaru, dengan modus ingin memesan orderan makanan cepat saji dengan jumlah banyak.
Modusnya, pelaku mengaku sebagai anggota Polisi dan akan memesan makanan dan minuman ke korban, dan meminjam uang dan hingga pulsa melalui WhatsApp.
“Akan tetapi saya sedikit curiga, masak ia seorang wakapolsek mau pinjam uang segitu kepada saya, apalagi saya sama sekali tidak kenal, kenapa ia tidak pinjam dengan anggotanya dan atau menelepon keluarganya untuk dikirimi uang, sehingga saya tidak memenuhi permintaan orang yang ngaku Polisi tersebut, atas kejadian ini saya minta kita semua berhati-hati dengan orang yang sok kenal dan mengaku keluarga, jangan-jangan besok ada keluarga kita yang lain yang hendak ditipu dengan modus seperti saya,” pesan Buk Nona.
Terpisah Dendi, Warga perumahan perumnas, Kecamatan rumbai pesisir menyatakan pernah mengalami hal serupa, yakni aksi percobaan penipuan dengan mengatasnamakan oknum kepolisian dari polres dan menggunakan foto oknum polisi di aplikasi pesan WhatsApp yang bernama Bripka M Andika, S.H.
“Saya pun hampir kena tipu chat WA berlagak oknum polisi Polisi, padahal hanya modus penipuan, untungnya saya sedikit ada yang kenal anggota Polres jadi saya tidak percaya dengan yang dikatakan penipu tersebut dan ketika saya suruh dia minta langsung dengan Bapak Kapolres, eh hp nya dimatikan,” kata Dendi.
Salah satu warga perumahan juga pernah mengalami hal serupa dimana penipu menghubungi nomor teleponnya mengaku polisi dan menyatakan cucunya sedang kecelakaan, dan sedang membutuhkan uang sesegera mungkin untuk pengobatan di rumah sakit.
“Saya sempat percaya, akan tetapi tiba-tiba cucu saya yang dikatakan kecelakaan itu justru datang dan menanyakan siapa yang telepon, akhirnya yang awalnya seperti terhipnotis saya langsung sadar hampir tertipu,” ujar Siti, warga yang berharap Polisi dapat, mengungkap para penipu yang membuat resah warga tersebut.
Terpisah, Humas Polsek rumbai saat di konfirmasi, beliau memastikan penelpon yang mengatasnamakan Anggota polisi itu adalah polisi palsu, dan memastikan Polisi tidak akan melakukan hal buruk tersebut.
“Saya pastikan itu bukan anggota Polri/Polisi, dan ini akan kami tindak lanjuti, namun saya menghimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati, jangan sampai mudah percaya sebelum memastikan. Tutupnya.***

Penulis : Hery Ferdian